Pilihan media : Keberuntungan atau Kesusahan…?

============================================================================
“Jika keimananmu bertambah dalam kesusahan, jangan salahkan tuhanmu yang selalu menguji mu dalam kesusahan sebagai wujud sayangNya pada mu.”
============================================================================

Pasti disetiap kita selalu pernah mengalami masa-masa sulit. Pedagang yang penjualannya turun. Pelajar yang akan mengikuti ujian akhir.
Pegawai yang lagi dalam masa promosi, dst.
Tak jarang, disituasi tersebut, kebanyakan orang memperbanyak ibadahnya kepada Allah yang Maha berkehendak sebagai “Pembuka Keberuntungan”.
Yang biasanya jarang sholat, jadi sering sholat.
Yang biasanya sholat pada saat “injury time”, jadi tepat waktu.
Yang biasanya sholat sendirian di rumah, jadi berjamaah dimesjid, dsb.

Sebenarnya, memang tidak ada yang salah. Orang bijak akan berkata bahwa, kesusahan tersebut merupakan media untuk lebih mendekatkan diri kepada sang-Pencipta. Tapi apakah kita menyadari bahwa, kebiasaan tersebut “mungkin” akan membawa kita kedalam kesusahan berikutnya.???.
Apakah cara tersebut merupakan satu-satu cara untuk meningkatkan keimanan kita..?.

Allah yang Maha Pengasih, pasti selalu membimbing umatnya agar bisa merasakan syurga dengan terus beribadah dan meningkatkan keimannya bagi yang dikehendaki-Nya.

Tapi, taukah?,di beberapa ayat Alquran, kita juga dibimbing untuk selalu mengingat Tuhan(sholat) sebagai wujud syukur kita terhadap-Nya.
Disini bisa diartikan bahwa, Allah yang Maha Pengasih dan penyayang telah memberi petunjuk kepada umatnya agar membiasakan diri untuk menambah keimanannya disaat mengalami suatu keberuntungan(diberi nikmat). Allah telah memberi petunjuk bahwa, disetiap nikmat yang didapat, merupakan suatu media yang terbaik bagi umatnya untuk meningkatkan keimannya terhadap tuhannya.

Dari tulisan diatas, kesimpulanya, Allah telah memberikan beberapa alternatif pilihan bagi umatnya untuk dapat digunakan sebagai media untuk  dapat meningkatkan keimananya. disaat keburuntungan atau disaat kesusahan. Namun, bukan berarti kita harus melalaikan ibadah dan keimanan kita disalah satu media tersebut.
Jadi

============================================================================
“Jika keimananmu bertambah dalam kesusahan, jangan salahkan Allah yang selalu menguji mu dalam kesusahan sebagai wujud sayangNya pada mu.”
============================================================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: